Perumda Masih Layani PTM
Balikpapan – Hingga kini pembelajaran secara tatap muka (PTM) belum bisa tergantikan dengan belajar online. Karena banyak siswa yang tidak mampu menyelesaikan kegiatan belajarnya dengan sistem tersebut. Hal yang sama juga terjadi di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Manuntung Kota Balikpapan.
Kepala Sub Bagian Customer Service (CS) PDAM Balikpapan, Suryo Hadi Prabowo mengatakan pihaknya tetap memberikan layanan pelanggan tatap muka (PTM). Meski secara umum, PDAM sudah membuka layanan digital demi memberi kemudahan kepada pelanggan tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
“Faktanya masyarakat atau pelanggan masih sering datang ke kantor untuk melakukan proses pengaduan lewat pelayanan konvensional. Masih sering ingin bertemu saya. Mungkin kalau face to face itu enak kali ya. Dan itulah karakter pelanggan. Pelan tapi pasti tetap diedukasi,” ujarnya.
Menurut Suryo, pola hubungan pelanggan PDAM berbeda dengan instansi lainnya. Karena ada sebagian pelanggan yang tetap memilih bertahan dengan pola konvensional dan enggan beralih ke digital. Meski sosialisasi kepada masyarakat sudah sering dilakukan terkait pola pelayanan digital.
“Ada yang memang inginnya membayar air ke kantor. Ini biasa dilakukan pensiunan. Ada kegiatan bulanan. Jadi tidak bisa juga kita paksa. Hanya, kita terus melakukan edukasi digital. Soalnya ini sudah tuntutan jaman. Semua serba digital,” tuturnya lagi.
Suryo menjamin layanan digital sebenarnya berfungsi sama dengan petugas customer service (CS) PDAM. Namun tetap saja ada beberapa kasus pelanggan yang harus diselesaikan lewat pertemuan. Karena terkait data dan hal lainnya. “Tapi komitmen PDAM Balikpapan untuk memberi layanan digital sesuai platform tetap dilakukan,” tutupnya. (man)
