Stok Dan Harga Beras Di Balikpapan Aman

Balikpapan – KPPU Balikpapan bersama Bulog, Dinas Perdagangan Kota, Dinas Pangan Bank Indonesia dan Kepolisian Balikpapan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah distributor beras di Balikpapan, Selasa (23/1) pagi.

Saat disidak, salah satu distributor beras,  Yudi  pemilik UD Gunung Sari di kawasan Jalan Sutoyo Gunung Malang mengaku kenaikan harga beras tidak memperuhi penjualan beras di tempat usahanya.

“Harga beras medium yang tidak berbeda jauh berbeda membuat masyarakat banyak beralih ke beras premium yang kualitas jauh lebih baik,” kata Yudi.

Menurut Yudi, setiap bulannya usahanya mendapat pasokan 50 ton beras dari jawa yang mencukupi untuk stok hingga 1 setengah bulan kedepan.

“Paling sebentar lagi harganya normal, karena sebentar lagi panen dan juga akan impor beras,” tambah Yudi.

Sementara itu, Ketua KPPU Wilayah Kalimantan Dewi Sita Yuliana mengatakan, pihakhya akan memperketat  terhadap kenaikan harga beras,  terlebih sudah ada keputusan dari pusat terkait batasan impor beras.

Menurut Sita, Pemerintah Pusat telah membuka kesempatan impor beras sebesar 500 ton untuk mengatasi masalah kenaikan harga beras.
hal ini dilakukan untuk menghindari praktik persaingan usaha yang tidak sehat, yang dapat berdampak pada sistem perekonomian.

“Kami akan awasi harga beras, “ kata Sita.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan Sidak kali ini, tim dari KPPU Balikpapan bersama Bulog, Dinas Perdagangan Kota, Dinas Pangan Bank Indonesia dan Kepolisian Balikpapan melanjutkan ke gudang beras UD Surya Wijaya di Jalan Sutoyo Gunung Malang dan melakukan pengawasan langsung ke tingkat pedagang di kawaan Pasar Klandasan.

(mna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *