Terancam Krisis Air, PDAM Canangkan Perbaikan Pipa Distribusi Secara Massal

Balikpapan, kanalkaltim.com- Kondisi pipa air baku yang sudah keropos menyebabkan Kota Balikpapan terancam akan mengalami krisis air bersih. Karena sumber air baku dari Waduk Manggar masih menjadi kebutuhan utama sementara Waduk Teritip hingga saat ini belum juga beroperasi.

Dalam waktu jangka pendek ini, PDAM hanya bisa memaintenance pada jalur jalur tersebut semaksimal mungkin dan memastikan kontinuitas distribusi air agar tetap stabil. Namun untuk jangka panjang, dibuat perencanaan untuk dilakukan pergantian terhadap pipa yang ada.

Staf Hubungan Pelanggan PDAM Kota Balikpapan, Suryo Hadi Prabowo mengatakan rencana pergantian tersebut memerlukan perencanaan dan strategis teknis yang matang, karena dapat berimbas pada stop distribusi air bagi warga Kota Balikpapan dengan waktu yang lama. Mengingat panjangnya jalur pipa distribusi yang harus diperbaiki.

“Sejak mulai dibangun pada tahun 1980, belum pernah dilakukan perbaikan ataupun pemeliharaan terhadap kondisi pipa air baku. PDAM Kota Balikpapan baru mulai melakukan perbaikkan sejak tahun 2006 terhadap sejumlah titik yang diindikasi akan menyebabkan kebocoran,” jelasnya.

Hal itu lanjut Suryo, secara teknis menyebabkan resiko kerusakan pipa air baku secara beruntun bisa pasti terjadi. Karena perpindahan dan pergeseran jalur pipa yang saling berkaitan satu sama lain. Seemntara pipa air baku ini memasok kebutuhan air baku dari Waduk Manggar untuk dua instalasi Pengolahan Air Minum yang dimiliki PDAM Kota Balikpapan yakni IPAM Damai dan IPAM KM 8, yang memenuhi sekitar 80 persen kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota BAlikpapan. Panjang pipa air baku ini tercatat mencapai 15 kilometer.

“Dalam waktu jangka pendek ini, PDAM hanya bisa melakukan maintenance pada jalur-jalur tersebut semaksimal mungkin dan memastikan kontinuitas distribusi air agar tetap stabil,” tuturnya.

Seperti diketahui, akibat kebocoran pipa distribusi di daerah jalan tol, PDAM Kota Balikpapan terpaksa secara darurat harus menghentikan operasional IPAM KM 8 Batu Ampar sementara waktu. Sehingga mengakibatkan  50 persen pelayanan Distribusi air bersih Kota Balikpapan terganggu lagi, terutama pelanggan aliran dari IPAM KM 8. 

Kejadian ini diakibatkan kebocoran pipa pipa distribusi air baku dari Waduk Manggar di kawasan Jalan Transad Kilometer 12 yang mengganggu suplai air baku ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Kilometer 8, Karang Joang, Balikpapan Utara. (zha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *