Diliburkan 14 Hari, Kadisdik Kutim Pastikan Persiapan UN SMA, SMK hingga SMP Tetap Aman

Sangatta, kanalkaltim.com – Pemerintah Kutai Timur secara resmi mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat Kutai Timur terkait himbauan dan langkah tegas dalam upaya pencegahan terhadap pedemic Virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19), Senin (16/3). Dalam edaran yang disampaikan langsung Bupati Kutim Ismunandar, salah satu poinnya adalah meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah di Kutim, selama 14 hari terhitung sejak tanggal 18 Maret, lusa.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim, Roma Malau mengatakan meski selama 14 hari ke depan aktivitas belajar mengajar anak sekolah diliburkan sementara, namun persiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) bagi pelajar, khususnya pada Sekolah Menengah Pertama (SMP), tetap berjalan sebagaimana biasanya.

“Dalam waktu dekat yang akan melaksanakan UN adalah pelajar tingkat SMA dan SMK. Sementara untuk pelajar SMP masih kurang lebih dua pekan kedepan baru dilaksanakan UN. Namun persiapan pelaksanaan tetap dilakukan, meski para murid diliburkan,” ujar Roma.

Lanjutnya, selama diliburkan, para siswa tetap mendapatkan tugas yang bisa diunduh secara online melalui website kemendikbud di http://belajar.kemendikbud.go.id, yang akan tetap dilakukan pemantauan oleh guru secara online melalui WhatsApp Grup. Sedangkan bagi siswa dan siswi yang daerahnya belum bisa menjangkau jaringan internet, seperti di pedalaman Kutim, tetap akan mendapatkan tugas secara manual untuk dikerjakan di rumah, yang diberikan oleh guru-guru di masing-masing sekolah.

Lebih jauh dikatakan Roma, tindakan meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah ini semata-mata dilakukan Pemkab Kutim untuk melindungi para pelajar dari paparan Covid-19. Dirinya juga mengingatkan, kepada para orang tua murid untuk tetap melakukan pengawasan kepada para siswa selama melakukan belajar mengajar di rumah.

“Kondisi libur selama 14 hari ini jangan dimanfaatkan untuk pulang kampung atau berwisata ke luar kota. Pesan ini saya sampaikan, baik kepada orang tua, maupun guru dan kepala sekolah. Jaga kesehatan selama belajar di rumah dan tetap konsentrasi untuk menghadapi UN,” tegasnya. (ibn/ Adv-Kominfo)