Bimtek OSS RBA Perkuat Kepatuhan dan Keamanan Investasi di Balikpapan
BALIKPAPAN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan menempatkan aspek pengawasan dan kepatuhan sebagai prioritas dalam ekosistem investasi daerah. Hal ini ditegaskan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis Pemantauan Pemenuhan Persyaratan Perizinan Berusaha dan Evaluasi Pelaksanaan OSS RBA yang digelar di Grand Jatra Hotel.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pendampingan teknis kepada pelaku usaha dan perangkat daerah, tetapi juga memperkuat peran pengawasan pemerintah dalam memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai ketentuan berbasis risiko. OSS RBA—yang merupakan standar nasional—menjadi instrumen kunci untuk mengidentifikasi potensi risiko, memantau pemenuhan persyaratan, dan menegakkan kepatuhan.
Dalam bimtek tersebut, peserta memperoleh pemahaman mendalam terkait prosedur pemenuhan standar perizinan, tata cara verifikasi lapangan, mekanisme pengawasan berkelanjutan, serta langkah-langkah korektif apabila ditemukan ketidaksesuaian. Model diskusi dan pemaparan dari narasumber menghadirkan perspektif baru mengenai bagaimana pengawasan dapat dilakukan secara sistematis, akurat, dan berbasis data.
Kepala DPMPTSP Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap perizinan berbasis risiko adalah fondasi terciptanya investasi yang aman, terukur, dan berkelanjutan.
“Bimtek ini memastikan pelaku usaha dan perangkat daerah memahami bagaimana pemenuhan persyaratan dalam OSS RBA bekerja. Ketertiban perizinan adalah perlindungan bagi semua—pelaku usaha, masyarakat, maupun pemerintah,” ungkapnya.
Melalui penguatan kapasitas SDM, peningkatan teknologi informasi, dan koordinasi lintas sektor, DPMPTSP menargetkan terciptanya lingkungan investasi yang tidak hanya ramah, tetapi juga disiplin dan terjaga kualitasnya. Pengawasan yang baik diharapkan mampu mengurangi potensi risiko usaha dan mencegah pelanggaran sejak dini.
DPMPTSP Kota Balikpapan juga mengapresiasi kontribusi peserta dan narasumber yang turut memperkaya pemahaman bersama. Dengan meningkatnya standar pengawasan dan kepatuhan, Balikpapan menegaskan komitmennya sebagai kota yang serius menjaga kualitas investasi dan keberlanjutan ekonomi daerah.
(MN)
