DP3AKB Siap Kembangkan Forum Anak

Balikpapan – Anak-anak Kota Balikpapan kini memiliki ruang untuk menyuarakan aspirasinya. Melalui Forum Anak Kelurahan, mereka dapat berpartisipasi langsung dalam menyampaikan ide, masukan dan kebutuhan yang berkaitan dengan kebijakan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Program yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA). Forum tersebut bukan hanya wadah komunikasi. Tetapi juga sarana pembelajaran agar anak-anak memahami hak dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari masyarakat.

“Balikpapan punya potensi besar untuk menjadi kota yang benar-benar layak anak. Tapi kuncinya ada di komitmen bersama, bukan hanya pada dokumen kebijakan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DP3AKB Balikpapan, Nursyamsiarni D. Larose, Jumat (07/11).

Menurutnya, keberadaan Forum Anak di tingkat kelurahan menjadi indikator penting dalam penilaian KLA oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Melalui forum ini, anak-anak diajak untuk aktif dalam proses pembangunan dan menjadi agen perubahan di lingkungannya.

“Kami ingin anak-anak berani berbicara, menyampaikan ide dan ikut terlibat dalam kegiatan sosial. Dengan begitu, mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat, tapi juga bagian dari solusi. Di situ peranan forum anak sebagai pendamping,” jelasnya.

DP3AKB, lanjut Nursyamsiarni, juga berencana memperluas jangkauan forum ini hingga ke seluruh kelurahan di Balikpapan. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah kota untuk memperoleh predikat Kota Layak Anak tingkat paripurna. Di mana predikat itu menandakan kemajuan signifikan dalam pemenuhan hak anak.

Ia mengakui keberhasilan program ini tidak bisa dicapai oleh pemerintah semata. Dukungan masyarakat, dunia pendidikan serta organisasi sosial dibutuhkan agar upaya membangun kota ramah anak dapat berjalan berkelanjutan. Salah satunya melalui kelurahan yang menjadi garda terdepan dalam perlindungan anak.

“Kita ingin anak merasa aman dan didengar dan mereka akan tumbuh percaya diri. Kami berharap semua pihak ikut menjaga dan mendukung anak-anak agar tumbuh di lingkungan yang aman dan positif. Mereka adalah masa depan Balikpapan dan itu harus kita siapkan sejak sekarang,” tutupnya. (ibn)