Kejar Transparansi, Komisi II Minta Data Pipa
Balikpapan – Komisi II DPRD Kota Balikpapan mengambil langkah tegas untuk mengurai kemacetan layanan air bersih di Kota Beriman. Para wakil rakyat ini berencana memanggil jajaran manajemen Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) dalam waktu dekat. Agenda utama pertemuan ini adalah bedah data kondisi infrastruktur air secara total.
Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah mengatakan pihaknya ingin melihat gambaran utuh mengenai kondisi distribusi air dari hulu hingga ke hilir. Langkah ini merupakan respon cepat atas banyaknya keluhan warga terkait aliran air yang sering tersendat dan kualitas yang tidak stabil.
Komisi II meminta PTMB bersikap terbuka mengenai kondisi jaringan distribusi mereka. Fauzi mendesak perusahaan plat merah tersebut mempresentasikan titik-titik koordinat pipa yang sudah mendapat perbaikan. Selain itu, ia juga menuntut data valid mengenai lokasi pipa yang masih dalam kondisi kritis atau sudah melampaui usia teknis.
“Kami meminta PTMB segera membuka data terkait kondisi jaringan distribusi secara menyeluruh. Publik berhak tahu wilayah mana saja yang sudah tersentuh peremajaan dan mana yang belum,” ujarnya, Rabu (15/04).
Fauzi menekankan pentingnya pemetaan yang akurat di seluruh wilayah kota. Ia tidak ingin PTMB hanya bekerja berdasarkan laporan insidental semata. Menurutnya, basis data yang kuat akan memudahkan pemerintah dalam menentukan skala prioritas pengalokasian anggaran perbaikan infrastruktur di masa depan.
Politisi Golkar ini menaruh perhatian khusus pada cakupan layanan di setiap wilayah administratif. Ia ingin memastikan asas keadilan distribusi air bersih terpenuhi di seluruh penjuru kota. Oleh karena itu, data per kecamatan menjadi syarat mutlak dalam pemaparan PTMB nanti.
“Kami minta data lengkap peremajaan pipa di enam kecamatan. Dari situ akan terlihat daerah mana yang bermasalah dan perlu segera ditangani,” tuturnya lagi.
Menurut Fauzi keterbukaan data ini juga berfungsi sebagai instrumen pengawasan bagi masyarakat. Dengan mengetahui titik pipa yang sedang atau akan diperbaiki, warga bisa memahami alasan di balik gangguan layanan di wilayah mereka. Fauzi menilai transparansi ini akan membangun kembali kepercayaan publik terhadap performa PTMB.
DPRD Balikpapan berharap PTMB datang dengan solusi konkret, bukan sekadar alasan teknis yang berulang. Komisi II siap mendukung penuh langkah-langkah strategis PTMB selama berpihak pada kepentingan rakyat banyak. Fokus utama saat ini adalah memastikan setiap tetes air sampai ke kran pelanggan tanpa hambatan pipa bocor. (man)
