Pastikan Kartu JKN KIS Aktif Selama Libur Panjang

Balikpapan – Menjelang libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan bersama PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Kalimantan Timur dan Kepolisian Polisi Resor Kota Balikpapan melakukan himbauan bersama melalui salah satu media televisi di Kota Balikpapan (27/11/2018). Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) diharapkan selalu menjaga status kepesertaannya agar tetap aktif.
“Kami menyampaikan informasi kepada peserta JKN-KIS untuk memastikan kepesertaan JKN-KISnya agar senantiasa aktif, apalagi disaat ini kita akan memasuki musim libur panjang. Berjaga-jaga apabila kita mengalami hal yang tidak diinginkan, kartu JKN-KIS tetap bisa digunakan untuk penjaminan biaya pelayanan kesehatan korban kecelakaan lalu lintas” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan Endang Diarty.
Dalam penjaminan biaya pelayanan kesehatan korban kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja sebagai penjamin pertama dalam penjaminan kasus kecelakaan lalu lintas ganda, sedangkan BPJS Kesehatan sebagai penjamin kedua. Apabila terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal, penjaminan dilakukan oleh BPJS Kesehatan dengan catatan peserta JKN-KIS harus mendapatkan guarantee letter dari PT Jasa Raharja (Persero) yang menyatakan kasus tersebut tidak dijamin oleh Jasa Raharja. Sementara itu, kategori kecelakaan lalu lintas yang masuk kategori tunggal ataupun ganda ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan pihak kepolisian yang dituangkan dalam bentuk laporan, laporan ini dinamakan laporan kepolisian.
Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisan Resor Balikpapan, Noordhianto menghimbau kepada peserta JKN-KIS untuk tak ragu melaporkan kecelakaan lalu lintas kepada pihak kepolisian.
“Selain untuk mengurusi administrasi pelayanan di rumah sakit, laporan ini juga berguna bagi kami. Diharapkan masyarat terbuka dalam memberikan informasi yang valid terkait kecelakaan yang dialaminya dan juga untuk masyarakat yang belum daftar menjadi peserta JKN-KIS segeralah mendaftar, jangan sudah kejadian, sudah sakit baru repot jadinya” lanjutnya.
Diakhir pembicaraan, Endang meminta kepada seluruh peserta JKN-KIS untuk dapat melengkapi berkas administrasi penjaminan pelayanan kesehatan berupa laporan kepolisian yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian serta guarantee letter yang dikeluarkan oleh Jasa Raharja agar penjaminan bisa dilakukan baik oleh Jasa Raharja maupun BPJS Kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *