PDAM Upayakan Realisasi 3.000 Sambungan

Balikpapan– Sebanyak 3.000 sambungan air ke rumah warga menjadi target perusahaan air minum milik Pemkot Balikpapan, PDAM Tirta Manggar pada tahun ini. Dengan klasifikasi seribu sambungan untuk bantuan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) dan 2.500 sambungan untuk reguler.

“Yang bantuan MBR itu program pemerintah. Dari pemkot dihibahkan ke masyarakat. Masyarakat kategori MBR,” kata Dirut PDAM Tirta Manggar Balikpapan  Haidir Effendi.

Seperti dalam pemaparan jawaban Wali Kota Balikpapan terhadap pandangan fraksi-fraksi DPRD Balikpapan beberapa waktu lalau disebutkan PDAM diberikan target seribu sambungan air kepada masyarakat yang tersebar di seluruh kecamatan di Balikpapan.

“Sementara yang reguler kita tetap ada pelayanan. Itu sekitar 2.500 sambungan. Di 2020 ini,” imbuhnya.

Jumlah 2.500 tersebut, kata Haidir, tergolong sedikit. Ini dikarenakan PDAM yang kekurangan sumber air baku. Bahkan target 2.500 sambungan itu sudah mencakup sumber air baku dari Waduk Teritip.

“Karena air baku masih kurang. Itu sudah termasuk Waduk Teritip. Dari Waduk Teritip kan kita hanya dapat tambahan sekitar 200 liter per detik. Sudah kita perhitungkan. Target 2.500 sambungan itu sudah maksimal. Kalau kita targetkan 5.000 sambungan nanti ngalirnya lama,” jelasnya.

Sementara untuk penyertaan modal pada tahun ini, PDAM Tirta Manggar mengusulkan kepada Pemkot Balikpapan sebesar kurang lebih Rp10 miliar. “Realisasi kita lihat nanti yang turun berapa. Kita belum tahu,” pungkasnya. (sus)