Balikpapan Genjot Investasi Pariwisata dan Ekraf
Balikpapan – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan memperkuat sinergi strategis dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Hal ini untuk menarik investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar kota dalam memantapkan perannya sebagai penopang utama pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kepala DPMPTSP Balikpapan, Hasbullah Helmi mengatakan pihaknya siap mendorong kolaborasi lebih intens dengan BKPM guna membuka peluang investasi baru. Terutama memperluas jaringan promosi dan meningkatkan daya tarik kota di mata investor nasional maupun global. Apalagi Balikpapan menempati posisi strategis dalam arus investasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah penyangga IKN.
“Kami memperkuat kerja sama ini karena Balikpapan memiliki peran vital dalam ekosistem IKN. Kami ingin sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tumbuh lebih cepat dengan dukungan investor yang tepat,” ujarnya, Rabu (12/11).
Menurut Helmi, keberadaan IKN menyediakan efek besar bagi perkembangan kota minyak. Termasuk sektor jasa, kreatif hingga destinasi wisata yang berpotensi berkembang pesat. “Kami melihat peluang sangat terbuka. Lewat kolaborasi ini, kami bisa menghadirkan informasi yang lebih komprehensif kepada investor dan menciptakan ekosistem usaha yang kondusif,” jelasnya.
DPMPTSP, lanjut Helmi, juga mengajak pelaku UMKM kreatif untuk mengambil peluang melalui kemitraan atau kolaborasi dengan calon investor. Pemerintah daerah menilai keberhasilan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif tidak hanya bergantung pada modal besar tapi juga kreativitas dan keberanian pelaku usaha lokal.
“Kami menghadirkan data yang akurat agar investor mendapatkan gambaran jelas. Kami ingin memastikan proses investasi berjalan efektif dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian kota,” tuturnya lagi.
DPMPTSP, tambah Helmi, memastikan Balikpapan siap menjadi pendukung kebutuhan IKN. Di antaranya dari penyediaan jasa perhotelan, kuliner, event kreatif hingga destinasi wisata unggulan. Pemerintah setempat menargetkan peningkatan investasi yang mampu memperluas lapangan kerja dan memperkuat daya saing daerah.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi investor. Kami ingin Balikpapan menjadi kota dengan layanan investasi yang cepat, responsif dan berstandar nasional. Makanya kita perlu kolaborasi untuk maju,” tambahnya. (man)
