DPRD Dukung Rencana Operasional Bus Listrik

Balikpapan – DPRD Kota Balikpapan memberikan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Kota menghadirkan armada bus listrik. Langkah ini menjadi bagian penting dari transformasi transportasi publik menuju sistem yang lebih modern dan ramah lingkungan. Kehadiran Kendaraan Listrik (Electric Vehicle) ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil secara signifikan.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Wahyullah Bandung menyebut migrasi ke teknologi listrik sebagai solusi jangka panjang bagi masalah polusi udara. Penggunaan bus listrik tidak hanya memperbaiki kualitas udara, tetapi juga meningkatkan kenyamanan mobilitas warga. Armada baru ini akan menjadi ikon baru transportasi cerdas yang selaras dengan perkembangan teknologi global.

Pihaknya, kata Wahyullah, menyambut baik inovasi ini sebagai lompatan besar bagi pelayanan publik. Ia menilai sudah saatnya Balikpapan memiliki sistem transportasi massal yang efisien dan tidak menghasilkan emisi gas buang. Transformasi ini juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

“Kami sangat mendukung penuh rencana Pemerintah Kota menghadirkan bus listrik. Ini adalah langkah nyata untuk menciptakan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (05/05).

Wahyullah menjelaskan penggunaan bus listrik akan memberikan efisiensi tinggi dari sisi operasional jangka panjang. Biaya perawatan mesin listrik cenderung lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan konvensional. Selain itu, suara mesin yang senyap akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih tenang bagi para penumpang.

Komisi III kini mendorong pemerintah agar segera menyiapkan sarana pendukung yang memadai. Penyediaan stasiun pengisian daya (charging station) di titik-titik strategis menjadi kunci keberhasilan operasional armada ini. DPRD berkomitmen membantu koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar infrastruktur tersebut siap sebelum armada meluncur ke jalan raya.

“Transformasi ini membutuhkan persiapan matang, mulai dari rute hingga fasilitas pengisian daya. Kita ingin bus listrik ini benar-benar menjadi pilihan utama masyarakat dalam bepergian. Kan itu mengurangi bisa volume kendaraan di jalan,” jelasnya.

Dukungan ini, tambah Wahyullah, mencakup pengawasan dalam proses pengadaan hingga manajemen operasional nantinya. DPRD ingin memastikan setiap unit bus listrik memiliki standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi. Hal ini bertujuan agar minat masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi umum semakin meningkat. (man)