Sukseskan MBG, Pemkot Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tepat waktu, higienis dan sesuai standar keamanan pangan. Langkah ini menjadi upaya strategis dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.

Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin mengatakan keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah. Pihaknya memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat. Mulai dari sekolah, puskesmas, kader kesehatan hingga unsur TNI-Polri. Semua menjadi kunci utama agar distribusi makanan bergizi tersalurkan secara optimal.

“Kami ingin memastikan setiap anak yang berhak menerima program MBG mendapatkan manfaat secara penuh. Untuk itu, semua pihak harus aktif memastikan distribusi berjalan tepat waktu dan memenuhi standar kebersihan,” ujarnya, Selasa (11/11)/

Muhaimin menyebut, pengawasan dan evaluasi berkelanjutan wajib dilakukan agar pelaksanaan program terus mengalami penyempurnaan. Pemerintah kota, lanjutnya, akan membuka ruang komunikasi yang lebih intensif antar pemangku kepentingan guna membahas kendala di lapangan serta menemukan solusi yang aplikatif.

“Koordinasi tidak boleh berhenti di tingkat rapat saja. Kami ingin setiap hambatan di lapangan segera ditangani dengan langkah cepat dan tepat. Ini yang menjadi sarana kita agar program MBG bisa berjalan lancar,” jelasnya.

Menurut Muhaimin, program MBG bukan sekadar agenda formal. Namun juga merupakan tanggung jawab moral pemerintah untuk memastikan tumbuh kembang anak di Balikpapan. Tentu pemerintah menginginkan program ini berjalan ideal dan produktif. Khususnya pada standar keamanan pangan yang menjadi hal mutlak dan tidak boleh diabaikan.

“Kualitas makanan sama pentingnya dengan ketepatan waktu distribusi. Kita ingin memastikan anak-anak menerima makanan bergizi yang layak konsumsi, higienis dan aman. Itu salah satu fokus evaluasi kita dalam soal MBG,” tuturnya lagi.

Untuk itu, tambah Muhaimin, Pemkot Balikpapan juga mendorong partisipasi aktif dari masyarakat. Terutama para orang tua dan guru untuk turut memantau pelaksanaan program. Pemerintah percaya, dengan kolaborasi yang kuat antara unsur pemerintah dan warga, program MBG dapat menjadi model keberhasilan nasional dalam peningkatan kualitas gizi anak. (man)