Warga Kini Bisa Cetak NIB Mandiri

Balikpapan – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan memberikan solusi cepat terkait kerusakan dokumen perizinan usaha. Pelaku usaha tidak perlu khawatir jika fisik Nomor Induk Berusaha (NIB) mereka mengalami kerusakan. Sistem digital pemerintah menjamin keamanan seluruh data para pelaku usaha secara online.

Koordinator Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Balikpapan, Revi Citrawaty mengakui banyak warga merasa panik saat dokumen penting rusak. Mereka mengira harus mengulang proses pengurusan izin dari awal di kantor dinas. Padahal, kemajuan teknologi informasi kini telah memangkas birokrasi yang rumit tersebut.

“DPMPTSP terus mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan sistem perizinan berbasis elektronik. Ini jadi bukti komitmen pemerintah dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern, responsif, dan adaptif,” ujarnya, Rabu (22/07).

Pengusaha, lanjut Revi, dapat mengakses kembali dokumen mereka kapan saja dan di mana saja tanpa pungutan biaya. Di mana ada lima langkah mudah untuk mengunduh kembali dokumen perizinan yang rusak tersebut. Pertama, pelaku usaha cukup membuka situs resmi oss.go.id melalui ponsel pintar atau laptop yang terhubung internet. Langkah kedua, pengguna memasukkan nama akun atau email beserta kata sandi OSS mereka masing-masing.

Langkah ketiga, pelaku usaha memilih menu Perizinan Berusaha pada halaman utama, lalu mengklik opsi Cetak Perizinan Berusaha. Keempat, pengguna mencari dan memilih data nama usaha yang ingin mereka cetak ulang. Langkah terakhir, pemilik usaha menekan tombol Cetak NIB untuk mengunduh berkas format PDF secara gratis.

“Intinya tenang, tak perlu panik atau bingung. Di era serba digital ini, dokumen NIB kamu tersimpan aman secara sistem. Kalau fisik dokumennya rusak, basah, atau hilang bisa cetak ulang sendiri secara mandiri tanpa perlu ribet,” jelasnya.

Menurut Revi sistem Online Single Submission (OSS) ini menawarkan efisiensi waktu yang sangat besar bagi dunia usaha. Pelaku usaha tidak perlu lagi mengantre berjam-jam di kantor DPMPTSP Balikpapan hanya untuk meminta salinan dokumen. Kemandirian ini mempercepat perputaran roda ekonomi dan mempermudah operasional bisnis sehari-hari di lapangan.

“Kami juga siapkan petugas pendamping di ruang pelayanan bagi warga yang membutuhkan panduan. Petugas siap membantu pelaku usaha yang belum familier dengan pengoperasian gawai atau computer,” tambahnya. (man)